Minggu, 02 Februari 2020

Hujan Hari Ini

Hujan 10 Januari 2020,
Gerimis turun di tengah alunan adzan ashar di Kabupaten Tangerang.
Seolah menjadi latar suara dari adzan yang saling bersautan,
Di masjid satu dan masjid yang lain.
Langgar yang ini dan Langgar yang lain.

Hampir tenggelam dalam susunan irama semesta yang merdu nan tenang.
Suara denting hujan di atas atap rumah saudara di sebelah kanan dan kiri.
Dentingan hujan di atas daun pohon mangga yang tanggung dan sawo yang masih kecil di depan rumah,
Dentingan hujan diiringi angin lembut. Menggoyangkan pohon dan tumbuhan yang ada. Dentingan hujan diatas tanah, membentuk genang dan mengalir ke tempat rendah.

Dan tentunya ya, suara adzan yang masih saling bersautan.
Di masjid dan langgar,
Satu dan lainnya.

Sungguh konser semesta yang meriah.
Ini sebuah suasana yang tentunya banyak mengundang kekaguman dan jua kekecewaan bagi yang merasakannya.

Ada kekaguman dan juga kekecewaan.
Ada kerinduan dan juga keresahnan.
Ada cinta dan benci.
Ada senang dan renung.
Ya, semua rasa mungkin ada dalam tetesan hujan.

Banyak yang berbicara tentang hujan,
Banyak juga yang memilih diam tentang hujan
Banyak yang memilih menikmati,

Memilih Mencintai,
Mencaci,
Memaki,
Merenungi,

Ada yang memilih memandangi,
Memilih diam Menari-nari,
Menyanyi
Dan ada juga yang berfikir, harusnya apa aku ?
Bingung tak tahu apa yang mesti di perbuat.

Ya, Hujan di 10 Januari 2020.
Hari ini, hari jum’at

Sabtu, 25 Januari 2020

Ambang kasih

Pinjamkan aku matamu, agar aku tahu warna-warna apa saja yang kamu lihat.
Pinjamkan aku telingamu, agar aku tau nada apa saja yang kamu dengar.
Pinjamkan aku mulutmu, agar aku tau kata dan kalimat apa saja yang kamu ucap.
Pinjamkan aku hatimu, agar aku tau ketika kamu sedih senang resah gundah hampa sakit benci cinta khawatir dan rasa lain yang terasa.
Dan pinjamkan aku akalmu, agar aku tau apa, siapa, kenapa, kapan, dimana dan bagaimana kamu berpikir.
Ya, pinjamkan aku itu semua.
Jika kamu berkenan meminjamkannya, aku dengan senang menerimanya.
Bagaimana kamu meminjamkannya itu terserah kepadamu.
Pasti akan aku terima selalu.
aku akan berterima kasih atas pinjamannya.
Dan aku akan meminta maaf atas keterlambatan pengembaliannya.
Dan akan kubalas semua pinjamannya.
Kenapa begitu ?
Karna aku meminjam dengan pasti dan mengembalikan dengan ketidak pastian.
Dan membalas dengan diantara kepastian dan ketidak pastian.